Sejarah TV di Indonesia
Serba-Serbi , TERBARU 14:48
0
Shares

Mari kita awali dari kata “Televisi” atau TV itu sendiri. Televisi merupaka gabungan dari kata “tele” yang berarti “jauh” dalam bahasa Yunani dan “visio” yang berarti “penglihatan” dari bahasa Latin.

Teknologi TV bermula dari penemuan electrische teleskop sebagai perwujudan dari gagasan seorang mahasiswa Berlin, Jerman Timur saat itu yang bernama Paul Gothlieb Nipkow. Ia memanfaatkan electrische teleskop untuk mengirim gambar melalui udara dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini terjadi antara tahun 1883 – 1884. Karena penemuannya itu, Nipkow diakui sebagai “Bapak Televisi Dunia”.

Sontak, penemuan itu tersebar ke berbagai negara di dunia dan mulai diperkenalkan TV sebagai sarana yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat umum. Hingga akhirnya masuk ke Indonesia pertama kali sekitar tahun 1962 yaitu bertepatan dengan pelaksanaan Olahraga Asia IV (Asian Games IV) di Jakarta.

Peresmian TV dengan nama Televisi Republik Indonesia (TVRI) itu dibuka Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1962. Tujuan utamanya adalah untuk meliput semua kejuaraan dan pertandingan selama pesta olahraga berlangsung. Siaran perdananya adalah Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-17 dari Istana Negara Jakarta dalam format hitam-putih. Barulah kemudian meliput Asian Games pada 24 Agustus 1962 dengan acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari stadion utama Gelora Bung Karno.

Awalnya TVRI ada iklan dengan format satu tayangan khusus yang dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Namun, sejak April 1981 hingga akhir 1990-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan.

Sebelum 1989, TVRI memonopoli siaran TV di Indonesia. Hingga akhirnya pemerintah mengeluarkan izin kehadiran TV swasta untuk mengudara pada 1989. Stasiun TV swasta pertama adalah Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI). RCTI mengudara secara nasional pada 24 Agustus 1989. Stasiun TV swasta lainnya antara lain Surya Citra Televisi (SCTV) yang mulai mengudara pada Agustus 1989, Televisi Pendidikan indonesia (TPI) yang kini sudah berganti nama mejadi MNC TV mulai mengudara pada 23 anuari 1991, Andalas Televisi (ANTV) pada 1993, Indosiar pada Januari 1995. Pada 2001 mengudara pula beberapa TV Swasta Nasional lainnya, antara lain Metro TV, Trans TV, TV7 yang kini berubah menjadi Trans7, Global TV, Lativi yang telah berubah nama menjadi TV One, dll hingga channel-channel TV yang kian begitu membludak. Disamping itu, banyak pula berminculan stasiun TV lokal atau wilayah, antara lain JTV di Jatim, CTV di Banten, Fajar TV di Makassar, Bali TV di Bali, dan banyak lagi TV swasta daerah lainnya.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs