Raja Intel Dibentak Bawahan
TERBARU , Tokoh 14:55
0
Shares

Saat Indonesia berada di bawah kendali pemerintahan Orde Baru (Orba), fakta kekuasaan dan kejayaan militer—khususnya Angkatan Darat (AD)—tak terbantah. Militer mendominasi berbagai bidang dan posisi strategis, mulai dari urusan politik hingga bisnis.

Sebagaimana lumrah diketahui, pucuk pimpinan dipegang Presiden Soeharto. Kala itu, dia menjadi orang yang sangat berpengaruh. Sebenarnya selain dia, ada sosok lain yang juga dianggap sebagai orang berpengaruh kedua setelah dirinya.

Orang itu adalah Jenderal Leonardus Benyamin Moerdani yang akrab disapa Benny Moerdani. Lelaki kelahiran 2 Oktober 1932 (Cepu, Blora, Jawa Tengah) itu adalah salah satu tokoh yang memiliki peran sentral dalam berbagai operasi militer.

Di antaranya adalah dia pernah berkontribusi dalam mengorganisir Operasi Seroja ke Timor Timur dan pembebasan sandera Woyla DC-9 di Thailand. Di negerinya, dia dikenal sebagai raja intel.

Namun meski mempunyai pengaruh besar, dia pernah dibentak oleh anggota TNI bawahan dari satuan lain. Sebagai perwira intelijen, peristiwa yang dia alami itu tentu merupakan kisah lucu.

Bagaimana mungkin seorang Moerdani yang kelak menjabat sebagai Panglima ABRI (dari 1983 s/d 1988) dibentak penjaga pos. Dalam buku Benny Moerdani: Profil Prajurit Negarawan (1993), sebagai penulis Julius Pour menceritakan kejadian itu.

Pada suatu hari, Benny mengendarai mobilnya sendirian. Laju mobil itu mengarah ke Jalan Merdeka Barat. Dia hendak mendatangi markas Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib).

Tujuan kedatangannya adalah menemui Panglima Laksamana Soedomo. Selaku pemangku jabatan penting di sejumlah biro intelejen, dia pasti hendak menyampaikan “sesuatu” kepada panglima itu.

Setelah sampai di lokasi, dia langsung memarkir mobilnya di halaman dekat pintu masuk. Lalu, dia keluar dari pintu mobil tanpa mengenakan seragam tentara. Karena dia parkir di situ, salah seorang penjaga pos mendatanginya.

Penjaga itu berseragam resmi. Dari atributnya, dia adalah anggota Korps Marinir AL golongan bintara. Tentu, pangkat tentara ini lebih rendah dibanding Benny yang sudah Mayor Jenderal.

Penjaga itu melarang Benny memarkir mobilnya di situ sambil membentaknya. Dengan tegas, penjaga itu menginstruksikan supaya mobil itu segera dipindah. Sebab tempat tersebut hanya diperuntukkan buat petinggi militer.

Mendapati dirinya dibentak-bentak, Benny diam dan nurut. Dia pindahkan mobilnya ke lahan parkir lain sesuai arahan. Dia sama sekali tak menunjukkan sikap marah.

Karena dia sadar kalau dirinya tak pakai seragam. “Mungkin memang salah saya sendiri, kok waktu itu pakai pakaian preman,” tutur Benny mengenang kisah lucu itu di masa lalunya.

Tapi bukankah dia orang berpengaruh? Kenapa penjaga pos tak mengenalnya? Jangankan penjaga pos, dia juga pernah tak dikenali oleh seorang perwira. Rupanya dia memang sengaja menjadikan dirinya tak populer.

Karena jabatan yang dia pegang sangat beresiko. Dia adalah si raja intelijen. Dia justru merasa beruntung banyak orang tak mengenal dirinya. Sebagaimana ditulis oleh Pour, selama menjabat sebagai “raja intelijen”, fotonya memang tak boleh ditampilkan dalam koran oleh jurnalis manapun.

Oleh karena itu, banyak orang bahkan dari kalangan tentara sekalipun tak mengetahui wajahnya. Tak heran bila si penjaga pos itu sampai berani membentak-bentaknya. Karena dia pasti hanya mengenal nama Moerdani, tapi tak tahu seperti apa parasnya.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs