Polisi Kepergok Soekarno di Atas Pohon Sawo
TERBARU , Tokoh 23:29
0
Shares

SejarahRI.com – Sebagaimana banyak diketahui orang, di halaman Istana Negara Yogyakarta memang banyak pepohonan rindang, sejuk dan nyaman. Sehingga membuat siapapun betah berlama-lama di sana. Apalagi, ada pohon sawonya.

Waktu Bung Karno tinggal di sana, Fatmawati sering mengambil buahnya. Karena sawo itu memang sangat lebat dan membuat orang tak kuat untuk tak mengambilnya. Mereka sangat senang tinggal di situ.

Suatu waktu Bung Karno jalan-jalan ke luar. Ketika sampai di halaman, “dia memergoki seorang anggota Polisi Pengawal Pribadi sedang berada di atas pohon sawo,” tulis Andi Setiadi dalam Sisi Lain Bung Karno: dari Aktivis Pergerakan hingga Proklamator Kemerdekaan (2016).

Saat mendekati pohon itu, Bung Karno pura-pura tak melihat. Sedangkan menurut Mangil Martowidjojo dalam Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967 (1999), “Anggota polisi pengawal pribadi itu sudah tahu kalau Bung Karno mendekati pohon sawo.

Tapi Bung Karno melintas begitu saja. Padahal, sebenarnya dia tahu dari tadi siapa di atas pohon itu. Dia lebih memilih diam dan meninggalkan begitu saja.

Polisi yang berada di atas pohon sudah ketakuan. Karena dia takut Bung Karno memergoki. Sebab, Bung Karno dikenal sebagai presiden yang tegas dan tak segan-segan untuk marah. Tapi karena melihat Bung Karno tak berhenti, polisi itu tampak sedikit lega.

Setelah meninggalkan pohon itu, lalu, Bung Karno mendekati polisi lain yang berjaga di bawah. “Itu buah sawonya kok tambah,” kata Sukarno kepada mereka. Mendengar pertanyaan Bung Karno para pengawal itu tertawa terbahak-bahak . Tak terkecuali polisi yang ada di atas pohon itu. Dia juga tertawa.

Bapak ‘kan sudah bilang, biar buahnya tua dan matang dulu. Nanti kamu orang juga dibagi. Kalau kamu tidak sabar, pindahkan saja pohon sawo ini ke dekat asramamu itu,” tegas Bung Karno lagi menasehati para prajurit pengawal pribadinya itu.

Tak lama setelah bicara, Bung Karno meninggalkan mereka. Melihat Bung Karno sudah jauh, polisi itu turun dari pohon sawo. Teman-temannya di bawah yang sudah tak sabar ingin mengejekknya menunggu. Setelah sampai ke tanah, polisi itu jadi bahan tertawaan kawan-kawannya.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id