“Pieters Park,” Taman Bunga Pertama di Bandung
Tempat , TERBARU 14:41
0
Shares

Awalnya adalah sebuah taman berbentuk huruf “Y”. Taman itu diberinama “Pieters Park”. Itu adalah taman bunga pertama yang ada di Bandung sejak 1885. Sekarang taman itu berganti nama menjadi “Taman Merdeka.” Lokasinya berada di sebelah utara Jalan Braga.

Diberinama “Pieters” karena taman ini dibangun oleh Dr. R. Teuscher bersama warga kota Bandung sebagai hadiah buat Pieters Sijthoff, Asisten Residen Priangan. Pieters sendiri adalah orang yang memiliki jasa banyak terhadap pembangunan Bandung.

Dia adalah ketua “Vereeniging tot nut van Bandoeng en Omstreken,” sebuah perekumpulan warga yang bergerak sebagai wadah setiap agenda pembangunan kota Bandung. Melalui perkumpulan itu, Bandung yang sebelumnya berupa kampung disulap menjadi kota indah.

Dari saking indahnya, kemudian hari kota tersebut mendapatkan julukan “Parijs van Java”. Orang pertama yang mempopulerkan julukan itu adalah Tuan Roth. Dia adalah seorang Yahudi yang tinggal di Bandung dan memiliki usaha Toko Muebel dan Interior Rumah. Rumahnya juga berada di Jalan Braga, tak jauh dari “Pieters Park”.

Orang yang mendapatkan kepercayaan untuk mendesain pembangunan awal taman itu adalah Meneer R. Teuscher. Dia adalah seorang ahli botani yang tinggal di Jalan Tamblong Naripan. Dengan keahliannya, dia berhasil menciptakan taman itu sebagai taman bunga yang memikat.

Di tengah taman, dibangun sebuah “koepel”, yakni sebagai tempat berteduh sekaligus panggung musik. Koepel itu biasanya ramai diisi acara-acara musik setiap malam minggu sebagai hiburan bagi warga Bandung.

Fungsi Pieters Park memang untuk menggantikan lapangan kecil (plein). Karena di atas lahan plein itu dibangun gedung Javasche Bank, warga Bandung kehilangan tempat yang mulanya mereka jadikan sebagai pusat hiburan itu.

Orang-orang Bandung biasanya memanfaatkan plein sebagai tempat menonton pertunjukan-pertunjukan seni. Biasanya setiap Malam Minggu, di plein itu orang-orang kaya di Bandung (Preangerplanters) memamerkan mobil mereka. Karena, plein sudah tak ada, mereka beralih ke Pieters Park.

Pemilihan lokasi Pieters Park memang sangat tepat. Taman itu diapit oleh beberapa gedung. Yakni, gedung Javasche Bank dan Kweekschool (waktu itu dikenal juga sebagai “Sekolah Raya”). Makanya, warga lebih mengenal Pieters Park itu sebagai “Kebon Raya.” Di sebelah Timurnya, ada Sekolah H.B.S. Ursulinen. Di Utara, Sekolah Frobel. Di Barat, ada Gereja Protestan dan gedung Europesche Laagere School II (Haryoto Kunto, Wajah Bandoeng Tempo Doeloe, 1985).

Itu ‘lah Pieters Park di masa lalu. Saat orang-orang Belanda yang sering dianggap penjajah senang merawat kehijauan alam. Tapi bagaimana dengan “Taman Merdeka” sekarang di tangan bangsa yang katanya sudah merdeka?




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs