Nasida Ria: Pelopor Qasidah Modern di Indonesia
Serba-Serbi , TERBARU 15:30
0
Shares

SejarahRI.com – Di era 1970-an, belantika musik di Indonesia masih didominasi oleh grup-grup band yang berkiblat ke Barat. Seperti, Rock, Pop, Blues, dll. Dangdut ‘pun yang dipopulerkan oleh Sonet Grup masih kalah.

Keragaman baru mulai terlihat pada tahun-tahun berikutnya. Terutama ketika industri musik kedatangan “tamu baru” yang justru menampilkan style berbeda.

Salah satunya yang menggemparkan adalah kemunculan sebuah grub band bernuansa Islami yang memadukan style Timur Tengah dengan instrumen-instrumen modern tanpa melupakan lokalitas keindonesiannya. Meskipun sama sekali tidak Barat, band tersebut beranggotakan perempuan semua.

Nama band yang dimaksud adalah Nasida Ria. Grup ini didirikan pada 1975 oleh H. Mudrikah Zain, seorang guru qira’at kenamaan di Semarang, Jawa Tengah (Moeflich Hasbullah, Islam & Transformasi Masyarakat Nusantara, 2017).

Awalnya, grub ini hanya merupakan komunitas rebana biasa. Para anggotanya adalah sembilan santriwati Pak Zain sendiri. Yakni, Mudrikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Musyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriyah, dan Nur Ain. Mereka ‘lah yang disebut generasi pertama.

Karena sering menghibur warga setempat, Wali Kota Semarang, Iman Soeparto terterik untuk membantu melancarkan aktivitas mereka itu. Dia menyumbang alat-alat musik modern yang diperlukan.

Setelah berlatih dengan serius, mereka berhasil nengeluarkan album. Sejak itu grup band mereka terus dikenal dan dicintai oleh masyarakat. Sejak itu pula Qasidah masuk sebagai alternatif musik di belantika Indonesia seiring dengan tren nada melayu seperti dangdut, misalnya.

Sebelumnya, musik semacam itu (Qasidah) dianggap kampungan dan terlalu Timur Tengah sentris karena hanya mengandalkan rebana. Semenjak kehadiran Nasida Ria, cara pandang semacam itu termoderasi dengan sendirinya.

Grup musik sosio-religi ini juga disebut sebagai pelopor Qasidah modern di Indonesia (Simon Broughton, dkk “editor”, World Music: Latin & North America, Caribbean, India, Asia and Pacific, 2000).

Tak sedikit orang yang memburu album-album ciptaannya. Dan, grup itu juga berkali-kali mendapat undangan, bahkan hingga ke luar negeri, seperti, ke Jerman dua kali.

Salah satu kelebihan penting grup ini adalah lirik lagunya berisi dakwah dan kritik sosio-politik di zamannya. Di antara judul yang menarik seperti, Bom Nuklir, Perdamaian, Tahun 2000, dan lain-lain.

2

Ternyata, di balik lirik-lirik hebat itu terdapat seorang penggubah luar biasa. Kyai Bukhori Masruri, namanya. Dia adalah ulama kharismatik yang sangat disegani di kalangan NU.

Berkat kiprahnya yang menakjubkan, grup Nasida Ria mendapat banyak penghargaan. Salah satunya adalah penghargaan dari PWI pada tahun 1989. Lagu-lagunya juga kelak dicover oleh penyanyi-penyanyi lain. Seperti “Perdamaian” oleh Band Gigi dan “Kota Santri” oleh Anang Hermansyah.

Setiap Ramadhan, judul itu selalu diputar di Indonesia berpuluh-puluh tahun lamanya. Namun, yang paling menarik adalag grup tersebut ternyata sampai sekarang masih eksis. Perjuangan itu dilanjutkan oleh generasi ketiga.

Setelah sekian tahun bertahan dengan tingkat konsistensi yang tinggi sebagai grub band musik Islami, Nasida Ria patut untuk dikenang. Sampai sekarang album yang dirilis sudah berjumlah 35. Ini angka yang fantastis, mengingat mereka, para anggotanya adalah para perempuan–gender yang sering dipandang sebelah mata.

Kehadiran Nasida Ria di panggung musik Tanah Air bukan hanya menandai kemajuan dunia seni kita, namun juga bisa diterjemahkan sebagai bentuk gerakan emansipasi perempuan yang lahir dari rahim Islam Nusantara. Yakni satu wajah Islam yang sedari awal menghargai kedudukan perempuan.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs