Kisah Bung Karno Mungut Buntung Rokok
TERBARU , Tokoh 21:11
0
Shares

SejarahRI.com – Suatu hari Bung Karno jalan-jalan ke luar istana. Saat hampir sampai di pos penjagaan polisi pengawal pribadinya, dia berhenti sejenak. Rupanya, karena dia menemukan buntung rokok tergeletak sembarangan di tanah.

Lantaran tak suka melihat sampah, Bung Karno mengambil buntung itu. Namun dia tak membuangnya. Dia malah membawa buntung itu sambil berjalan menuju pos.

Setelah sampai di pos, dia menghampiri seluruh polisi yang bertugas jaga. Dia memanggil mereka untuk berkumpul. “Siapa di antara kamu yang suka merokok?” Tanya Bung Karno.

Setelah mendapat pertanyaan Bung Karno, mereka saling tengak-tengok. “Coba keluarkan, rokokmu merek apa?” Bung Karno kembali mengeluarkan perintah.

Para anggota itu ‘pun tak bergeming. Mau tak mau mereka harus mengeluarkan rokok dari kantongnya masing-masing. Karena yang memberikan perintah adalah presiden.

Setelah dikeluarkan, Bung Karno mencocokkan semua merek rokok yang ada dengan buntung rokok di tangannya. Namun dia dapati ternyata tak ada yang sama.

Karena kemungkinan besar yang membuang rokok sembarang itu bukan para pengawalnya, Bung Karno akhirnya tak jadi marah. Dia meminta asbak.

Setelah asbak diterimanya, dia membuang buntung itu di situ. Rupanya, dia hendak memberi contoh kepada mereka, kalau membuang rokok itu di asbak jangan di halaman.

Demikian kisah Bung Karno yang sangat mencintai kebersihan dan kerapian. Selain itu, dalam buku Total Bung Karno karya Roso Daras, diceritakan pula kisah Soekarno yang sangat mencintai kerapian.

Suatu pagi, Bung Karno jalan-jalan di sekitar istana untuk bersih-bersih. Dia memang senang membersihkan halaman, merapikan dan menyiram bunga-bunga yang tertanam di situ.

Ketika sampai di suatu tempat, dia melihat bata merah pembatas halaman rumput tak teratur. Mendapatinya, Bung Karno langsung memanggil ajudannya, Sugandhi dan seorang polisi yang sedari tadi menemaninya berkeliling.

Bung Karno memberi perintah kepada Sugandhi supaya letak bata tersebut. Namun, Sugandhi bukannya lantas langsung bergegas. Dia malah ganti menyuruh ajudannya.

Karena melihat sikap Gandi seperti itu, Bung Karno bilang, “Ya sudah, kalau kamu tak mau, akan saya kerjakan sendiri.” Bung Karno langsung membetulkan sendiri.

Tapi melihat Tuannya yang turun tangan, Gandhi ‘pun tak tega. Dia akhirnya ikutan membetulkan bata itu bersama ajudannya. Mereka bertiga pagi itu bersih-bersih bersama.

Di lain kesempatan, Bung Karno juga pernah menyuruh para polisi istana bukan hanya untuk menjadi petugas keamaaan yang kerjaannya sebatas mengawal sana, mengawal sini. Dia juga bahkan sempat menyuruh mereka untuk membersihkan halaman.

Halaman istana memang banyak sampah dedaunan. Karena banyak pohon rintang tumbuh di sana. Ketika melihat dedauan kering itu bertumpuk, Bung Karno memanggil seorang polisi untuk mencari sapu.

Setelah mendapat sapu yang dicarinya, polisi tersebut menunjukkan ke Bung Karno. Namun, Bung Karno tak mengambilnya. Dia malah menyuruh polisi itu untuk menyapu. Benar-benar “sial” nasip polisi tersebut hari itu.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs