Kisah B.J. Habibie Gubah “Roman”
TERBARU , Tokoh 16:10
0
Shares

SejarahRI.com – Suatu hari, lelaki jenius itu bertingkah aneh. Sekitar pukul 02.30 dini hari, dia berjalan kaki ke luar mengitari rumahnya. Bak “orang gila”, masih dengan pakaian tidur, sambil menangis dia mencari kekasihnya yang sudah meninggal sejak 22 Mei 2010.

Gelagat pria berjuluk “Mr. Crack” (panggilan kehormatan lantaran kepakarannya di bidang aeronautika) yang lama tinggal di München itu kian hari mengkhawatirkan. Sebab, kesehatan jiwanya belakangam mulai tampak terganggu.

Itulah penderitaan Bacharuddin Jusuf Habibie setelah ditinggal mati istrinya, Hasri Ainun Besari. Begitu besar cintanya pada Ainun, sampai-sampai Habibie syok ketika harus menerima kenyataan pahit itu. “Saya tenggelam dalam kesedihan,” katanya kepada Tempo.co (2 Februari 2013).

Presiden ketiga Indonesia ini mengaku sangat terpukul. Karena dia baru tahu kalau kekasihnya menderita kanker ovarium selama ini. Dia mendapat keterangan itu dua bulan sebelum Ainun benar-benar pergi untuk selamanya.

Supaya goncangan batinnya tak berlarut, dia memutuskan untuk berobat ke salah satu profesor dokter langganannya. Setelah diperiksa, ternyata gangguan psikis yang menimpa Habibie adalah psikomatis malignant. Sebab, kata dokter, dia terlalu dekat dengan istrinya.

Untuk dapat pulih, Habibie diberi empat pilihan. Pertama, dia harus bersedia untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Kedua, bisa tetap tinggal di rumah, namun harus menyediakan tim dokter khusus. Ketiga, menceritakan keluhan perasaannya ke banyak orang terdekat. Dan, keempat, menulis.

Dia memilih opsi yang terakhir. “Saya pilih menulis, saya pilih yang keempat,” katanya. Untuk menjalani terapi tersebut, dia diberi tenggang waktu selama tiga bulan. Hanya butuh 2,5 bulan, dia berhasil merampungkannya.

Tulisan yang dia garap tentu bukan laporan hasil riset ilmiah di bidang teknologi pesawat, tapi lebih sebagai otobiografi. Dalam catatan itu, dia meluapkan secara terbuka perjalanan hidupnya bersama Ainun. “S‎aya mulai menulis kalau sedang depresi,” tuturnya kepada Tribunnews.com (23 Juli 2016).

Tak disangka, catatannya kelak menjadi buku, Habibie & Ainun. Karya itu serupa roman yang kaya dengan cerita-cerita dramatis tapi bukan fiksi. Karena apa yang ditulisnya, dia ambil dari kisah nyata perjalanannya.

Buku ini diterbitkan oleh PT THC Mandiri dengan nomor ISBN 978-979-1255-13-4. Pada 30 November 2010, karya tersebut untuk kali pertama launching di Jakarta. Pelaksanaannya berlangsung pada Selasa malam di Hotel Sahid.

Acara tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Bahkan, ruang terbesar di hotel itu, Puri Agung tak bisa menampung para tamu, kurang lebih 800-an orang.

Mohon maaf kami salah estimasi, tidak menyangka akan sebanyak yang antusias,” tutur Ahmad Watik Pratiknya, orang dekat Habibie sebelum menyampaikan pengantar peluncuran sebagaimana diwartakan oleh Detik.com sehari berikutnya.

Setelah beredar, gubahan profesor yang sempat menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi itu, ternyata ‘pun laku keras di pasaran. Banyak peminat berbondong-bondong mendatangi toko buku untuk mengoleksinya.

Sebagaimana laporan Republika.co.id (23 Desember 2011), buku ini dari saking larisnya dialihbahasakan. “Kemudian buku tersebut diterjemahkan oleh penerjemah bahasa seperti profesor Nabila Lubis untuk bahasa Arab, Brigitte Burke untuk edisi bahasa Jerman dan edisi bahasa Inggris oleh Satrio widono.”

Selain berhasil menembus pasar internasional, buku tersebur difilmkan dengan judul yang sama oleh Faozan Rizal. Pada acara peluncurannya, Senin 17 Desember 2012 di XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ani Yudhoyono, Wapres Budiono, Gubernur DKI Joko Widodo, dan beberapa orang menteri turut hadir menyaksikan.

Perasaannya luar biasa. Ini kepuasan batin yang luar biasa. Mereka sudah nonton, dari Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur DKI, Menteri dan semuanya,” kata produsernya, Manoj Punjabi kepada Kapanlagi.com. Tiga hari berikutnya, 20 Desember, film tersebut resmi dirilis dan tayang untuk kali pertama di bioskop.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs