4 Makan Khas Indonesia Yang Sebenarnya Berasal dari Cina
Serba-Serbi , TERBARU 21:07
0
Shares

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang kaya dengan masakan kulinernya yang khas. Di antara sekian banyak ragam jenis masakan, ada beberapa makanan khas yang ternyata berasal dari negeri Cina. Apa itu?

Bakso
Makanan yang berbentuk bola dan berisi daging yang sudah digiling itu berasal dari negeri Cina. Nama “bakso”  adalah kata serapan dari bahasa Hokkian, “Bak-So” yang berarti “daging giling”.

Di Cina, bakso pertama kali populer pada akhir masa kekuasaan Dinasti Ming. Di daerah Fuzhou, ada seorang pemuda bernama Meng Bo. Dia adalah pria yang sangat patuh dan bahkan sangat sayang kepada orang tuanya.

Suatu hari, ibunya sakit dan dilarang mengkonsumsi makanan keras. Supaya ibunya mendapat suapan gizi, dia menggiling daging. Daging gilingan dia oleh orang Cina disebut “Bak-So”.

Menurut beberapa cerita, sebagaimana juga pernah ditegaskan oleh Trisetyo Budiman—Ketua Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso—bakso ini diperkenalkan oleh orang Cina ke masyarakat Nusantara sudah terjadi sejak lama. Yakni, pada masa pemerintahan Sriwijaya dan Majapahit (detik.com, 2010).

Tahu
Tahu merupakan makanan yang diproduksi dari perasan biji keledai yang diendapkan dan melalui proses-proses khusus. Makanan ini sangat populer di Indonesia.

Banyak orang pasti menyangka kalau Tahu adalah asli makanan Indonesia. Tapi nyatanya, makanan ini sebenarnya berasal dari negeri Cina.

Tahu dikenal di negeri Tiongkok pada zaman Dinasti Han, yakni sekitar 2200 tahun yang lalu. Penemunya adalah seorang bangsawan yang masih merupakan cucu dari Kaisar Han Gaozu. Namanya adalah Liu An.

Nama Tahu itu sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Hokkian. Yakni, “Tahu” asalnya adalah “tauhu” yang berarti “kedelai yang terfermentasi”.

Soto
Soto, siapa yang tak mengenal makanan ini. Di Indonesia banyak sekali macamnya, ada soto Lamongan, Betawi, Madura, dan lain-lain. Sebenarnya dari mana sih asal soto?

Makanan berkuah ini berasal dari negeri Cina juga. Sebelumnya, namanya bukan soto tapi Caudo. Awalnya, masakan ini terkenal di Semarang.

Lambat laun kemudian Caudo berubah nama menjadi soto. Pelan-pelan masakan ini terus menyebar ke berbagai daerah. Sehingga, hampir di masing-masing daerah memiliki ciri khas sotonya masing.

Cara masak dan bahannya pun berbeda-beda. Ternyata, walaupun berasal dari Cina, ketika sampai di Nusantara soto mengalami akulturasi dengan tradisi setempat dan terutama disesuaikan dengan “lidah” masyarakat.

Nasi Goreng
Terus yang nomor empat adalah nasi goreng. Nasi goreng ternyata juga berasal dari Cina. Mengangetkan, makanan ini ternyata sudah dikenal sejak 4.000 sebelum masehi.

Awalnya, ide untuk membuat makanan seperti itu karena masyarakat Tiongkok kuno tak suka terhadap makanan yang sudah dingin. Dan, cara memanaskannya adalah dengan menggoreng (travel.kompas.com, 2018).

Nasi goreng ‘pun masuk ke Indonesia menjadi unik dan berbeda dengan nasi goreng yang ada di Cina itu sendiri. Untuk membeli nasi goreng yang ada di Indonesia dapat dilihat di pinggir-pinggir jalan.

Uniknya, nasi goreng di Indonesia biasanya hanya buka pada waktu malam hari. Jarang sekali siang hari menemukan nasi goreng kecuali di tempat-tempat tertentu.




:087784127323
:redaksi@sejarahri.com
:@SejarahRI
:Sejarah Indonesia
:sejarahri.com
Twitter
Fans Page
Copyright 2016 | SejarahRI.com | All Right Reserved
Powered By Apelijo.id
nmd runnner nmd runnner black nmd runnner white nmd runnner grey nmd runnner gs ultra boost ultra boost black ultra boost white ultra boost grey ultra boost gs ultra boost uncaged ultra boost uncaged black ultra boost uncaged white ultra boost uncaged grey ultra boost uncaged gs yeezy boost 350 yeezy boost 350 black yeezy boost 350 white yeezy boost 350 grey yeezy boost 350 gs yeezy boost 350 v2 yeezy boost 350 v2 black yeezy boost 350 v2 white yeezy boost 350 v2 grey yeezy boost 350 v2 gs yeezy boost 750 yeezy boost 750 black yeezy boost 750 white yeezy boost 750 grey yeezy boost 750 gs